Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Ijazah Shalawat Dari Nabi Untuk Habib Munzir

Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa, sosok ulama kharismatik yang membumikan cinta Rasulullah di Indonesia. Dakwah Habib Mundzir bukan saja sampai umat umumnya, tetapi juga masyarakat yang selama ini banyak dijauhi, seperti penjudi, pemabok, narkoba, pengemis, dan lainnya. Dalam suatu kesempatan kepada jamaah Majlis Rasulullah, Habib Mundzir berkata: “Saya menyukai semua shalawat. Dulu, saya

Kisah Saat Rasulullah Menderita Kelaparan

Diceritakan oleh Syaikh Jalaluddin as-Suyuthi di dalam kitab ad-Durr al-Mantsur fi Tafsir bil Ma’tsur: Pada suatu hari di Madinah. Saat itu siang hari dengan cuaca yang sangat panas karena sinar matahari yang menyengat di hamparan gurun pasir yang tandus yang luas, sehingga kebanyakan penduduk Madinah enggan untuk keluar rumah dan biasanya menggunakan untuk tidur siang. Adalah seorang

Kisah Arasy Bergetar Saat Guru Sekumpul Wafat

Habib Umar bin Hafidz, Yaman adalah salah satu ulama masyhur saat ini. Santri-santrinya tersebar luas di berbagai negara, khususnya di Indonesia.  Salah satu santrinya yang masyhur adalah Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa. Keulamaan dan kewalian Habib Umar diakui banyak kalangan, terlebih dalam menjaga bumi Hadramaut sekarang ini. Nama lengkap beliau adalah Habib Umar bin Muhammad bin Salim

Rahasia Jadzabnya Wan Sehan (Habib Syaikhun)

Wan Sehan adalah salah satu wali Allah yang masih hidup (wali jadzab). Nama lengkap beliau adalah Habib Syaikhun bin Musthofa Al-Bahar atau biasa dipanggil dengan sebutan Wan Sehan. Dulu Alfaqir (Zein) pernah sowan ke rumah Wan Sehan di Jakarta, tepatnya Gang Nangka Bintara 3. Akan tetapi Wan Sehan tinggalnya tidak menetap. Terkadang Wan Sehan berada di maqom ayah beliau di Lubang Buaya, di

Kumpulan Karomah Wan Sehan (Habib Syaikhun)

Nama asli Wan Sehan adalah Habib Syaikhun bin Mustofa Al-Bahar. Seorang yang habib yang jadzab dan gampang sekali menghilang saat karomahnya terlihat di suatu tempat. Beliau sangat susah dicari karena sering berpindah-pindah tempat dengan cepat. Karomahnya yang selalu tanpak nyata sudah tak bisa disembunyikan lagi. Bahkan seorang Habib Umar bin Hafidz (Yaman) terkadang disela asyiknya

Kisah Seorang Habib Menguji Kewalian Guru Sekumpul

KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (akrab disapa Guru Sekumpul) dikenal sangat masyhur dengan karomah dan kewaliannya. Bukan saja masyhur di Kalimantan, tapi juga masyhur di seluruh Nusantara. Sosoknya yang santun dan penuh kasih sayang membuat nama Guru Sekumpul makin melesat ke penjuru pelosok kampung. Kabar kewalian itu juga sampai pada sosok Habib Maksum dari Pasuruan. Suatu hari, Habib

Kisah Pencuri dan Keistimewaan Foto Guru Sekumpul

Diceritakan oleh Abah Haji (KH. Ahmad Zuhdianoor) di majelis malam sabtu. Bahwasannya ada pencuri yang mau mencuri di suatu rumah yang ada foto Abah Guru Sekumpul memakai tongkat, pencuri masuk ke rumah tersebut dan kemudian lari kabur dari rumah tersebut. Ternyata ketika pencuri masuk ke rumah, dia berjalan dan mendekati foto Abah Guru Sekumpul memakai tongkat, seketika tongkat beliau

Kisah Syaikhona Kholil dan Arah Kiblat Yang Salah

Kiai Muntaha, menantu Kiai Kholil, yang terkenal alim itu membangun masjid di pesantrennya, dan pembangunan masjid tersebut hampir rampung. Sebagai seorang alim, Kiai Muntaha membangun dengan rencana yang matang sesuai dengan tuntunan syariat. Begitu juga dengan tata letak dan posisi masjid yang tepat mengarah ke kiblat. Menurut Kiai Muntaha, masjid yang hampir rampung itu sudah sedemikian

Kisah Syaikhona Kholil Bertemu Nabi Khidir Pada Tengah Malam

Ada seorang santri bernama Dawud. Suatu malam, tepat jam 12, Syaikhona Kholil Bangkalan mengajak Dawud pergi keluar dari rumah. Ketika sampai di suatu tempat,  Dawud kaget, karena Syaikhona Kholil bertemu dengan seseorang yang berpenampilan sederhana. Orang itu memanggil Syaikhona Kholil dan mengucapkan salam kepada beliau. Syaikhona Kholil langsung menjawab salamnya, kemudian keduanya saling

Kisah Mbah Maksum Lasem dan Etnis Tionghoa

Mbah Maksum Lasem dikenal sebagai kiai yang penuh karomah. Banyak kisah yang menegaskan Mbah Maksum sebagai kekasih Allah, salah satunya pernah ditemui Nabi Muhammad. Beliau mendirikan Pesantren Al-Hidayat Lasem setelah berhenti berdagang, karena mendapatkan petunjuk yang langsung ditemui Nabi Muhammad. Mbah Maksum bersahabat dekat dengan para kiai besar di Nusantara. Salah satunya adalah

Kisah Mbah Hamid Pasuruan Menuju Pintu Surga

Suatu ketika Mbah Hamid memondokkan putranya (Gus Nu’man) di Pesantren Darul Hadis Malang yang diasuh oleh ulama besar pakar Hadis, Prof.Dr. Habib Abdullah Bilfaqih. Namanya juga anak muda, pasti ada nakalnya. Begitu juga dengan Gus Nu’man. Nampaknya, kenakalannya terdengar sampai ke telinga Habib. Lalu Nu’man dipanggil oleh sang pengasuh. Dia diberi pengarahan dan nasihat-nasihat agar dia

Kisah Kantong (Saku) Ajaib Milik Guru Sekumpul

KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari (akrab disapa Guru Sekumpul) dikenal luas karomah-karomahnya di Nusantara, bahkan sampai Timur Tengah. Terbukti ketika acara haul beliau, ratusan ribu peziarah datang dari berbagai penjuru di Nusantara dan negara asing. Ini salah satu bukti betapa Guru Sekumpul mempunyai keistimewaan yang sangat besar, bahkan sampai sekarang tidak pernah dilupakan.

Kisah KH. Ahmad Shiddiq Melihat Pangeran Diponegoro

KH. Ahmad Siddiq Jember dikenak sebagai sosok ulama besar Indonesia. Jasa-jasanya sangat besar dalam menyelaraskan hubungan Islam dan Pancasila. Di tangan Kiai Ahmad Siddiq, Islam dan Pancasila bisa dimengerti semua kalangan sehingga saling memahami dan meneguhkan Indonesia tercinta. Argumen intelektual Kiai Ahmad Siddiq sangat cemerlang, mudah dicerna publik, dan menggetarkan semua yang mau

Kisah KH. Abdullah Salam Memberi Jas Mahal Pada Tamu

Mbah Dullah punya selera yang tinggi dalam berpakaian. Koleksi jam tangan Beliau didominasi merk Mido, waktu itu sekitar tahun 90-an, sudah ada yang berbandrol 9jt, ada yang 6jt. Almari pakaian Beliau dipenuhi sarung merk BHS dan belbagai macam jas. Beliau memang penyuka jas, dan Beliau juga mahir bikin jas, karena di waktu muda dulu, di sela mengabdi di Pesantren, Beliau juga berprofesi

Kisah Habib Munzir Mencium Tangan Kepala Preman

Habib Mundzir bin Fuad al-Musawa dikenal sebagai ulama yang tiada batas. Beliau berdakwah bukan saja kepada jamaah Majlis Rasulullah, tetapi siapa saja umat Kanjeng Nabi Muhammad selalu disapanya. Termasuk kaum preman, justru malah didekati sama Habib Mundzir. Suatu ketika, Habib Mundzir mendatangi seorang preman yang dikenal sebagai bandarnya, atau kepala gengnya. Preman ini tak pernah mau

Kisah 20 Pemabuk Tobat Di Hadapan Habib Munzir

Seorang miskin sedih dan nangis. Anaknya meninggal, tapi masyarakat dan ustadz sekitarnya tak mau menshalatkan dan menguburkan di kuburan umum. Kenapa? Anaknya seorang pemuda yang nakal, narkoba, pemabuk, dan seabrek label nagatif lainnya. Sebelum meninggal, pemuda itu bertaubat, mencium kaki ibunya dan meminta maaf kepada ibunya. Tak lama setelah itu, pemuda itu wafat. Mendengar kabar ini,

Kisah KH. Utsman Al-Ishaqi Didekap Buaya Putih

KH. Utsman al-Ishaqiy, Surabaya adalah ulama besar pada jamannya. Beliau adalah ayahanda KH. Asrori Utsman al-Ishaqiy Kedinding. Di masa kecil, Kyai Utsman sudah memiliki banyak keistimewaan. Diantaranya beliau selalu tidak ada di rumah setelah maghrib dan baru pulang setelah jam 11 malam dengan badan yang penuh lumpur. Ternyata setelah diselidiki, beliau berada di sungai didekap oleh seekor

Kalam Hikmah Habib Salim bin Abdullah As-Syathiri

Mengapa orang baik sering tersakiti? Karena orang baik selalu mendahulukan orang lain dalam ruang kebahagiaannya, ia tak menyediakan untuk dirinya kecuali sedikit. Mengapa orang baik kerap tertipu? Karena orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya, ia tak menyisakan sedikit pun prasangka bahwa orang yang ia pandang penyayang mampu mengkhianati nya. Mengapa orang

Kisah Dialog Habib Umar bin Hafidz Dengan Wahabi

Dikisahkan ada seorang Wahabi ingin bertemu dengan al-Habib Umar bin Hafidz. Wahabi itu bertanya: “Kenapa Anda berziarah ke makam para orang sholeh yang telah tiada (wafat)? Bukankah mereka tiada memberi kuasa apa-apa, dan tempat meminta hanyalah kepada Allah…!" Habib Umar bin Hafidz menjawab: "Wahai saudaraku, aku juga sependapat denganmu bahwa mereka tiada mempunyai kekuasaan apa-apa.

Kisah Bisa Naik Haji Berkat Memberi Sandal Wali

Keluar dari Masjid pagi itu, sandal yang akan dipakai berangkat haji Kiai Hamid, raib. “Ada apa Yai?” tanya seorang jamaah melihat Kiai Hamid menengok ke kanan-kiri. “Sandalku hilang,” jawab beliau. Seorang jamaah lain datang sambil menghaturkan sandalnya agar di pakai Kiai Hamid. “Alhamdulillah?” ucap Kiai Hamid. “Ambil sandalmu di Makkah ya.” kata Kiai Hamid tersenyum sambil lalu. Waktu