Postingan

Pesan KH. Maimoen Zubair Pada Santri Yang Berumahtangga

“Mbesok nek wes omah-omah, Ojok lali angger mlebu neng omah moco Qulhu ping pisan” (Besok jika sudah berumah tangga, Setiap masuk rumah jangan lupa membaca surat Al-Ikhlas walaupun cuma sekali). Hal ini pernah Alfaqir dengar pas waktu ngaji kitab Is’adurrafiq dan salam dahulu sebelum membaca surat tersebut. “Beliau memang sering mengijazahkan bacaan ini kepada tamu yang mengadu kepada

Kumpulan Nasihat KH. Muslim Rifa’i (Mbah Liem)

Pelukis Nabila Dewi Gayatri mengaku punya pengalaman saat melukis KH. Muslim Rifa’i Imampuro atau Mbah Liem. Ia mengalami keadaan yang sangat senang hingga tertawa-tawa sendirian saat menggoreskan koas ke kanvasnya. “Saya mengalami suka yang belum pernah saya alami. Ketawa sendiri, sueneng, dan cepet selesai. Saya merasa bahagia, ngakak-ngakak,” katanya. Saat melukis kiai dari Pondok

Kisah Kekaguman Nabi Pada Sahabatnya Yang Miskin

Abu Dujanah, salah satu sahabat Rasulullah saw., ditegur oleh Rasul pada suatu hari karena ia selalu terburu-buru pulang usai shalat jamaah. Dikatakan kepadanya, kenapa kamu selalu terburu, marilah dzikiran bersama kami. Abu Dujanah berkata, “saya ada udzur, Ya Rasul, halangan, sehingga harus selalu bergegas pulang”. “Apa udzurmu?” tanya Rasulullah Ia menceritakan bahwa keluarganya

Hadapi COVID-19, Belajarlah Pada Kisah Tzalbazar

Wabah virus Corona yang kini mendunia mengingatkan saya pada kisah Tzalbazar, Azzam Al-Jormy, dan gua kematian. Jika Tzalbazar ingin sekali mati karena benci Tuhan, Azzam sang sufi sangat ingin mati justru karena rindu Tuhan. Begini kisahnya: Ratusan tahun dari sekarang, di salah satu pojok Bumi di daratan Afghanistan, tinggallah seorang lelaki yang sejak kecil hidup miskin. Namanya Tzalbazar

Rahasia Mbah Hamid Pasuruan Menjadi Wali Allah

KH. Abdul Hamid Pasuruan dikenal sebagai sosok ulama yang penuh kasih sayang kepada sesama. Sepanjang hayatnya, Kiai Hamid selalu menerima tamu dari berbagai kalangan, tanpa membedakan sedikitpun. Orang-orang biasa bahkan selalu disapa dengan penuh kehangatan dan keakraban. Siapa saja yang pernah menemuinya biasanya merasakan semangat hidup yang luar biasa. Banyak yang penasaran dengan

Ternyata Sunan Kudus Memikirkan NU dan Indonesia

Menjelang Muktamar NU ke-28, 1989, Mbah Lim (Kyai Muslim Rifa’i Imampuro) rahimahullah mementingkan berkeliling Nusantara untuk berziarah kepada para wali, baik yang sudah wafat maupun yang masih hidup, untuk bertawassul dan beristighotsah, merengek kepada mereka agar memohonkan kepada Allah perlindungan dan pertolongan bagi Bangsa Indonesia dan Nahdlatul Ulama. Begitu masuk Kudus, Mbah Lim

Perbedaan Para Sahabat Dalam Menyikapi Wabah

Pada tahun 17/18 H atau 629/630 M. Khalifah Umar pergi untuk melihat keadaan di Syam. Ketika sampai di suatu tempat yang bernama Saragh, beberapa pimpinan pasukan menemui beliau, termasuk panglima Abu Ubaidah bin al-Jarraḥ. Mereka menyampaikan tejangkitnya wabah (tha’un) di Syam. Kemudian terjadi perbedaan pendapat di antara mereka mengenai apakah Khalifah meneruskan perjalanan atau kembali ke